kumpulan dari beberapa file .mp3 indonesia yang gratis untuk unduh atau download

Monday, December 8, 2014

Download MP3 Iwan Fals Full Album Untukmu Negeri


Silahkan lihat Lirik atau Download :D


  1. Manusia Setengah Dewa Download
  2. Wahai presiden kami yang baru
    Kamu harus dengar suara ini
    Suara yang keluar dari dalam goa
    Goa yang penuh lumut kebosanan

    Walau hidup adalah permainan
    Walau hidup adalah hiburan
    Tetapi kami tak mau dipermainkan
    Dan kami juga bukan hiburan

    Turunkan harga secepatnya
    Berikan kami pekerjaan
    Pasti kuangkat engkau
    Menjadi manusia setengah dewa

    Reff:

    Masalah moral masalah akhlak
    Biar kami cari sendiri
    Urus saja moralmu urus saja akhlakmu
    Peraturan yang sehat yang kami mau

    Tegakkan hukum setegak-tegaknya
    Adil dan tegas tak pandang bulu
    Pasti kuangkat engkau
    Menjadi manusia setengah dewa

    Kembali ke: Reff

    Turunkan harga secepatnya
    Berikan kami pekerjaan
    Tegakkan hukum setegak-tegaknya
    Adil dan tegas tak pandang bulu
    Pasti kuangkat engkau
    Menjadi manusia setengah dewa

    Wahai presiden kami yang baru
    Kamu harus dengar suara ini

  3. Asik Ngga Asik Download
  4. Dunia politik penuh dengan intrik
    Cubit sana cubit sini itu sudah lumrah
    Seperti orang pacaran
    Kalau nggak nyubit nggak asik

    Dunia politik penuh dengan intrik
    Kilik sana kilik sini itu sudah wajar
    Seperti orang adu jangkrik
    Kalau nggak ngilik nggak asik

    Rakyat nonton jadi supporter
    Kasih semangat jagoannya
    Walau tau jagoannya ngibul
    Walau tau dapur nggak ngebul

    Dunia politik dunia bintang
    Dunia hura hura para binatang
    Berjoget dengan asik

    Dunia politik punya hukum sendiri
    Colong sana colong sini atau colong colongan
    Seperti orang nyolong mangga
    Kalau nggak nyolong nggak asik

    Rakyat lugu kena getahnya
    Buah mangga entah kemana
    Tinggal biji tinggal kulitnya
    Tinggal mimpi ambil hikmahnya

    Dunia politik dunia bintang
    Dunia pesta pora para binatang
    Asik nggak asik

    Dunia politik memang asik nggak asik
    Kadang asik kadang enggak disitu yang asik (katanya)
    Seperti orang main catur
    Kalau nggak ngatur nggak asik

    Pion bingung nggak bisa mundur
    Pion pion nggak mungkin kabur
    Menteri, luncur, kuda dan benteng
    Galaknya melebihi raja

    Raja tenang gerak selangkah
    Sambil menyematkan hadiah

    Asik nggak asik / Politik

    Asik nggak asik / Politik

    Asik nggak asik

    Asik nggak asik

  5. Untukmu Negeri Download
  6. Perihnya masih terasa
    Sakitnya tak terhingga
    Nafsu ingin berkuasa
    Sungguh mahal ongkosnya

    Apapun yang kan terjadi
    Aku tak akan lari
    Apalagi bersembunyi
    Tak kan pernah terjadi

    Air mata darah telah tumpah
    Demi ambisi membangun negeri
    Kalaulah ini pengorbanan
    Tentu bukan milik segelintir orang

    Belum cukupkah semua ini
    Apakah tidak berarti
    Lihatlah wajah ibu pertiwi
    Pucat letih dan sedihnya berkarat
    Berdoa terus berdoa

    Hingga mulutnya berbusa busa
    Ludahnya muncrat saking kecewa
    Ibu pertiwi hilang tawanya
    Tak percaya masih ada cinta

    Seluruh hidupku jadi siaga
    Pagar berduri kutancapkan dihati

    Untukmu negeri
    Yang telah memberi arti
    Untukmu negeri
    Yang telah melukai ibu kami
    Untukmu negeri
    Yang telah merampas anak kami
    Untukmu negeri
    Yang telah memperkosa saudara kami
    Untukmu negeri
    Waspadalah
    Untukmu negeri
    Bangkitlah
    Untukmu negeri
    Bersatulah
    Untukmu negeri
    Sejahteralah kamu negeriku
    Sejahteralah kamu

    Perihnya masih terasa
    Sakitnya tak terhingga

  7. Berikan Pijar Matahari Download
  8. Terhimpit gelak tertawa
    Diselah meriah pesta
    Seribu gembel ikut menari
    Seribu gembel terus bernyanyi

    Keras melebihi lagu tuk berdansa
    Keras melebihi gelegar halilintar
    Yang ganas menyambar

    Kuyakin pasti terlihat
    Dansa mereka begitu dekat
    Kuyakin pasti terdengar
    Nyanyi mereka yang hingar bingar

    Seolah kita tidak mau mengerti
    Seolah kita tidak mau perduli
    Pura buta dan pura tuli

    Mari kita hentikan
    Dansa mereka
    Dengan memberi pijar matahari
    Dengan memberi pijar matahari

    Terkurung gedung gedung tinggi
    Wajah murung yang hampir mati
    Biarkan mereka iri
    Wajar bila mencaci maki

    Napas terasa sesak bagai terkena asma
    Nampak merangkak degup jantung keras berdetak
    Setiap detik sepertinya hitam

    Tak sanggup aku melihat
    Lukamu kawan dicumbu lalat
    Tak kuat aku mendengar
    Jeritmu kawan melebihi dentum meriam


  9. Suara Hati Download
  10. Apa kabar suara hati

    Sudah lama baru terdengar lagi

    Kemana saja suara hati

    Tanpa kau sepi rasanya hari



    Kabar buruk apa kabar baik

    Yang kau bawa mudah-mudahan baik

    Dengar-dengar dunia lapar

    Lapar sesuatu yang benar


    (*)

    Suara hati kenapa pergi

    Suara hati jangan pergi lagi

    Suara hati kenapa pergi

    Suara hati jangan pergi lagi



    Kau dengarkan orang-orang yang menangis

    Sebab hidupnya dipacu nafsu

    Kau rasakan sakitnya orang-orang yang tertindas

    Oleh derap sepatu pembangunan


    Kau lihatlah pembantaian

    Demi kekuasaan yang secuil

    Kau tahukah alam yang kesakitan

    Lalu apa yang akan kau suarakan

    Kembali ke: (*)


    (**)

    Apa kabar suata hati

    Sudah lama baru terdengar lagi

    Kemana saja suara hati

    Tanpa kau sepi rasanya hari

    Kembali ke: (**)

  11. Surat Buat Wakil Rakyat Download
  12. Untukmu yang duduk sambil diskusi
    Untukmu yang biasa bersafari
    Di sana, di gedung DPR

    Wakil rakyat kumpulan orang hebat
    Bukan kumpulan teman teman dekat
    Apalagi sanak famili

    Di hati dan lidahmu kami berharap
    Suara kami tolong dengar lalu sampaikan
    Jangan ragu jangan takut karang menghadang
    Bicaralah yang lantang jangan hanya diam

    Di kantong safarimu kami titipkan
    Masa depan kami dan negeri ini
    Dari Sabang sampai Merauke

    Saudara dipilih bukan dilotre
    Meski kami tak kenal siapa saudara
    Kami tak sudi memilih para juara
    Juara diam, juara he'eh, juara ha ha ha......

    Untukmu yang duduk sambil diskusi
    Untukmu yang biasa bersafari
    Di sana, di gedung DPR
    Di hati dan lidahmu kami berharap
    Suara kami tolong dengar lalu sampaikan
    Jangan ragu jangan takut karang menghadang
    Bicaralah yang lantang jangan hanya diam

    Wakil rakyat seharusnya merakyat
    Jangan tidur waktu sidang soal rakyat
    Wakil rakyat bukan paduan suara
    Hanya tahu nyanyian lagu "setuju......"

  13. Damai Kami Sepanjang Hari Download
  14. Hangat mentari pagi ini
    Antar ku pulang dari bermimpi
    Ramah tersenyum matahari
    Inginkan aku tuk bernyanyi

    Indah pagi ini
    Nada sumbang enyahlah kau
    Biarkan kami

    Perlahan kau bangunkan aku
    Antarkan segelas kopi ( kopi susu )
    Dengar canda adik adikmu
    Inginkan aku segera bersatu

    Indah pagi ini
    Nada sumbang enyahlah kau
    Biarkan kami

    Semoga akan tetap abadi
    Pagi ini
    Pagi esok
    Esok hari
    Hari nanti

    Semoga tak kan pernah berhenti
    Canda hari ( pagi )
    Canda pagi ( hari )
    Damai kami Sepanjang hari

  15. Bangunlah Putra Putri Pertiwi Download
  16. Sinar matamu tajam namun ragu

    Kokoh sayapmu semua tahu

    Tegap tubuhmu takkan tergoyahkan

    Kuat jarimu kalau mencengkeram

    Bermacam suku yang berbeda

    Bersatu dalam cengkeramanmu

    Angin genit mengelus merah putihku

    Yang berkibar sedikit malu-malu

    Merah membara tertanam wibawa

    Putihmu suci penuh kharisma

    Pulau pulau yang berpencar

    Bersatu dalam kibarmu


    Terbanglah garudaku

    Singkirkan kutu-kutu di sayapmu oh.....

    Berkibarlah benderaku

    Singkirkan benalu di tiangmu

    Jangan ragu dan jangan malu

    Tunjukkan pada dunia

    Bahwa sebenarnya kita mampu


    Mentari pagi sudah membumbung tinggi

    Bangunlah putra putri ibu pertiwi

    Mari mandi dan gosok gigi

    Setelah itu kita berjanji


    Tadi pagi esok hari atau lusa nanti

    Garuda bukan burung perkutut

    Sang saka bukan sandang pembalut

    Dan coba kau dengarkan

    Pancasila itu bukanlah rumus kode buntut


    Yang hanya berisikan harapan

    Yang hanya berisikan khayalan

  17. Tolong  Dengar Tuhan Download
  18. Oh Tuhan
    Apakah kau dengar?
    Jerit umatmu
    Diselah tebalnya debu

    Oh Tuhan
    Adakah kau murung?
    Melihat beribu wajah berkabung
    Disisa gelegar Galunggung

    Oh Tuhan
    Tamatkan saja
    Cerita pembantaian orang desa
    Yang jelas hidup tak manja

    Oh Tuhan
    Katanya engkau maha bijaksana
    Tolong Galunggung pindahkan ke kota
    Dimana tempat segala macam dosa

    Berat beban kau datangkan
    Pada mereka disana
    Cela apa nista apa
    Hingga engkau begitu murka
    Sungguh ku tak mengerti

    Hingar tangis karena adabmu
    Setiap detik duka berpadu
    Semakin keras jerit tak puas
    Dari mereka yang resah bertanya
    Adilkah keputusanmu?

    Acap kali rintih memaki
    Setiap duka tuding Ilahi
    Jangan salahkan kecewa kami
    Bosan dalam irama takdirmu
    Walau ku tak terganggu

    Bukankah kau maha tahu
    Pengasih penyayang
    Namun mengapa selalu saja
    Itu hanya cerita

    Oh Tuhan
    Tolong hentikan
    Oh Tuhan
    Dengar rintihan

    Amuk lahar yang datang hanguskan bumi
    Tinggalkan arang penghuni desa pergi
    Gemuruh batu hancurkan saudaraku
    Ulurkan tangan bantulah sesamamu

    Tuhan
    Salah apakah mereka?

  19. Belalang Tua Download
  20. Belalang tua diujung daun warnanya kuning kecoklat-coklatan

    Badannya bergoyang ditiup angin

    Mulutnya masih saja mengunyah tak kenyang-kenyang

    Sudut mata kananku tak sengaja melihat belalang tua yang rakus

    Sambil menghisap dalam rokokku

    Kutulis syair tentang hati yang khawatir

    Sebab menyaksikan akhir dari kerakusan

    Belalang tua yang tak kenyang-kenyang

    Seperti sadar kuperhatikan, ia berhenti mengunyah

    Kepalanya mendongak keatas

    Matanya melotot melihatku tak senang kakinya mencengkeram daun

    Empat di depan dua di belakang bergerigi tajam

    Sungutnya masih gagah menusuk langit berfungsi sebagai radar

    Belalang tua masih saja melihat marah ke arahku

    Aku menjadi grogi dibuatnya aku tak tahu apa yang dipikirkan

    Tiba-tiba angin berhenti mendesir daunpun berhenti bergoyang

    Walau hampir habis daun tak jadi patah

    Belalang yang serakah berhenti mengunyah

    Kisah belalang tua diujung daun yang hampir jatuh tetapi tak jatuh

    Kisah belalang tua yang berhenti mengunyah

    Sebab kubilang kamu serakah

    Oo .. oo .. oo .. oo belalang tua diujung daun

    Dengan tenang meninggalkan harta karun

    Warnanya hijau kehitam-hitaman

    Berserat berlendir bulat lonjong sebesar biji kapas

    Angin yang berhenti mendesir

    Digantikan hujan rintik-rintik

    Aku yang menulis syair

    Tentang hati yang khawatir

    Tak tahu kapan kisah ini akan berakhir

  21. Berkacalah Jakarta Download
  22. Langkahmu cepat seperti terburu
    Berlomba dengan waktu
    Apa yang kau cari belumkah kau dapati
    Diangkuh gedung gedung tinggi

    Riuh pesta pora sahabat sejati
    Yang hampir selalu saja ada

    Isyaratkan enyahlah pribadi

    Lari kota Jakarta lupa kaki yang luka
    Mengejek langkah kura kura
    Ingin sesuatu tak ingat bebanmu
    Atau itu ulahmu kota

    Ramaikan mimpi indah penghuni

    Jangan kau paksakan untuk berlari
    Angkuhmu tak peduli
    Luka di kaki

    Jangan kau paksakan untuk tetap terus berlari
    Bila luka di kaki belum terobati
    Berkacalah Jakarta

    Lari kota Jakarta lupa kaki yang luka
    Mengejek langkah kura kura
    Ingin sesuatu tak ingat bebanmu
    Atau itu ulahmu kota

    Ramaikan mimpi indah penghuni

    Jangan kau paksakan untuk berlari
    Angkuhmu tak peduli
    Luka di kaki

    Jangan kau paksakan untuk tetap terus berlari
    Bila luka di kaki belum terobati
    Berkacalah Jakarta

  23. Dendam Damai Download
  24. Tak habis pikir aku tak mengerti
    Mengapa ada orang yang senang membunuh ?
    Hanya karena uang semata
    Atau demi kuasa dan nama

    Bagi kita rakyat biasa
    Tak berdaya ditodong senjata
    Mencuri hidup yang hanya sekali
    Hanya berdoa yang kita bisa

    Dendam dendam celaka
    Menghasut kita tak jemu menggoda
    Damai damai dimana
    Bersembunyi tak ada wujudnya

    Kapan berakhirnya situasi seperti ini ?
    Tidak bisakah kita saling berpelukan ?

    Bukankah indah hidup bersama
    Saling berbagi saling menyinta
    Terasa hangat sampai ke jiwa
    Memancar ke penjuru dunia

    Jangan goyah percayalah teman
    Perang itu melawan diri sendiri
    Selamat datang kemerdekaan
    Kalau kita mampu menahan diri

    Dendam dendam celaka
    Menghasut kita tak jemu menggoda
    Damai damai dimana
    Bersembunyi tak ada wujudnya

    Kapan berakhirnya situasi seperti ini ?
    Tidak bisakah kita saling berpelukan ?

    Tak habis pikir aku tak mengerti
    Mengapa ada orang yang senang membunuh ?
    Hanya karena uang semata
    Atau demi kuasa dan nama

    Hanya karena itu semua
    Rela hancurkan tanah tercinta
    Rela hancurkan tanah tercinta

  25. P.H.K Download
  26. Geram di trotoar jalan

    Saat panas tikam kepala

    Seorang buruh disingkirkan

    Bising mesin menyulut resah

    Masih bisa engkau pendam

    Canda anak istri di rumah

    Bangkitkan kau untuk bertahan


    Oh ya ya... Oh ya ya... Oh ya.......

    Oh ya ya... Oh ya ya... Oh ya.......


    Pesangon yang engkau kantongi

    Tak cukup redakan gundah

    Tajam pisau kepalan tangan

    Antarkan kau ke pintu penjara


    Oh ya ya... Oh ya ya... Oh ya.......

    Oh ya ya... Oh ya ya... Oh ya.......


    Sedaunau nanah dari matamu

    Tak mampu jatuhkan hati mereka

    Serimba luka di dalam jiwa

    Juga tak berarti


    Hitam benak

    Kini mulai akrab

    Hitam benak

    Isi hari-harimu

    Kau tafakur di jeruji pengap

    Kau menjerit coba melawan


  27. Do’a Download
  28. Berjamaah
    Menyebut asma ALLAH
    Saling asah saling asih saling asuh

    Berdoalah
    Sambil berusaha
    Agar hidup jadi tak sia sia

    Badan sehat
    Jiwa sehat
    Hanya itu yang kami mau

    Hidup berkah
    Penuh gairah
    Mudah mudahan ALLAH setuju

    Inilah lagu pujian
    Nasehat dan pengharapan

    Dari hati yang pernah mati
    Kini hidup kembali

Download MP3 Iwan Fals Full Album Untukmu Negeri Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Abu Hurairah

0 comments:

Post a Comment